Anda tentu pernah mendengar istilah pubertas. Tahukah Anda apakah maksud dari istilah tersebut? Manusia, baik laki-laki maupun perempuan mengalami masa yang disebut pubertas. Pubertas seringkali dinamakan masa akil balig atau masa usia remaja. Pada masa ini, laki-laki atau perempuan mengalami pertumbuhan yang pesat. Pertambahan tinggi tubuh mereka amat cepat. Akhir masa pubertas biasanya terjadi antara usia 16 sampai 20 tahun. Pada masa akhir pubertas ini, mereka umumnya sudah tidak lagi bertambah tinggi.
Disamping itu, pada masa pubertas tubuh laki-laki maupun perempuan mengalami perubahan. Perubahan utama (primer) terjadi di dalam tubuh. Perubahan tersebut memungkinkan seorang laki-laki dan wanita pada masa puber menghasilkan bayi. Perubahan utama diikuti perubahan sekunder atau perubahan fisik, yang terlihat dari ciri-ciri yang terjadi pada tubuh manusia. Semua perubahan tersebut diatur atau dikendalikan oleh hormon kelamin. Tahukah Anda perubahan-perubahan apa sajakah yang terjadi pada masa pubertas manusia? Untuk mengetahuinya, ikutilah uraian berikut!
1. Perubahan Tubuh Laki-Laki pada Masa Pubertas
Pada masa pubertas, perubahan utama (primer) yang terjadi pada laki-laki ditandai dengan mulai diproduksinya sel sperma atau sel kelamin jantan oleh alat tubuh laki-laki yang dinamakan testis. Bagaimanakah bentuk alat kelamin laki-laki? Untuk mengetahuinya, Anda dapat melihatnya pada gambar berikut ini!
Sel sperma yang dihasilkan alat kelamin laki-laki dapat membuahi sel telur yang terdapat pada rahim perempuan. Dari hasil pembuahan sel telur perempuan oleh sel sperma laki-laki ini, dihasilkan bayi.
Pada masa pubertas, alat kelamin laki-laki mampu menghasilkan sel kelamin yang disebut sperma. Setiap hari, testis dapat menghasilkan jutaan sperma. Oleh karena itu, setelah beberapa waktu, kantung testis dapat dipenuhi dengan cairan sperma. Karena kantung sperma telah penuh, cairan sperma itu akan keluar dengan sendirinya. Hal tersebut biasanya ditandai dengan mimpi basah yang dialami laki-laki. Pada waktu mimpi basah, laki-laki dapat mengeluarkan sperma yang telah memenuhi kantung testis tersebut. Apakah yang menjadi tanda-tanda telah diproduksinya sel-sel sperma untuk pertama kalinya?
Tanda-tanda telah diproduksinya sel-sel sperma dapat dilihat dari perubahan utama (primer) yang biasanya diiringi perubahan fisik (sekunder) pada tubuh laki-laki, seperti dada terlihat bidang, tumbuh kumis, janggut, dan rambut-rambut halus di sekitar alat kelamin, tumbuh jakun, suara lebih berat, dan organ kelamin membesar. Perubahan primer dialami semua laki-laki. Namun, perubahan sekunder tidak selalu dialami oleh laki-laki. Hal ini terbukti derngan adanya laki-laki yang tidak tumbuh kumis atau jakunnya tidak menonjol.
2. Perubahan Tubuh Perempuan pada Masa Pubertas
Pada perempuan, perubahan utama (primer) pada masa pubertas ditandai dengan mulai diproduksinya sel telur oleh alat kelamin wanita yang dinamakan indung telur (ovarium) seperti diperlihatkan pada gambar berikut.
Hal tersebut ditandai dengan terjadinya menstruasi (haid) pada perempuan. Tahukah Anda bagaimana proses terjadinya menstruasi? Proses terjadinya menstruasi dapat Anda lihat pada gambar berikut.
Seperti diperlihatkan pada gambar di atas. Sebuah sel telur masak diproduksi oleh indung telur. Bersamaan dengan itu, terjadi pula penebalan pada dinding rahim. Selanjutnya, sel telur yang diproduksi di indung telur dilepaskan menuju rahim. Dalam waktu beberapa hari, jika tidak dibuahi oleh sel sperma, sel telur tersebut mati dan terlepas ke luar rahim. Sementara itu, lapisan dinding rahim ikut terlepas bersama sel telur tadi dan mengalir keluar melalui vagina. Hal tersebut menyebabkan terjadinya pendarahan kecil. Darah ini menetes keluar sedikit demi sedikit melalui lubang kemaluan selama dua sampai enam hari. Kejadian itulah yang dinamakan menstruasi. Siklus menstruasi biasanya terjadi setiap 28 hari sekali.
Jika sel telur dalam rahim bertemu dengan sel sperma, maka akan terjadi pembuahan. Selanjutnya, sel telur yang telah mengalami pembuahan akan menempel di dinding rahim dan berkembang menjadi janin. Dalam keadaan demikian, seorang perempuan mengalami kehamilan. Selama masa kehamilan, perempuan tidak mengalami menstruasi.
Menstruasi pertama pada seorang gadis, sangat bervariasi antara usia 9 sampai dengan usia 15 tahun. Masa menstruasi untuk pertama kalinya, diawali dengan perubahan-perubahan fisik (sekunder) perempuan. Ciri-ciri perubuhan sekunder ditandai dengan membesarnya pinggul dan payudara, serta munculnya rambut-rambut halus di sekitar kemaluan. Pinggul yang membesar memungkinkan bayi dengan mudah dapat keluar dari rahim saat melahirkan. Adapun membesarnya payudara untuk mempersiapkan air susu bagi bayi yang dilahirkannya.
No comments:
Post a Comment