Perbedaan Hewan yang Bertelur dengan Hewan yang Melahirkan
Hewan yang berkembang biak dengan bertelur dan hewan yang berkembang biak dengan melahirkan memiliki ciri-ciri tertentu. Hewan yang berkembang biak dengan melahirkan mengalami masa mengandung. Hewan tersebut mengandung janin anaknya di dalam tubuh. Zat makanan yang diperlukan untuk perkembangan janin diperoleh dari dalam tubuh induknya. Setelah pertumbuhannya sempurna, anak tersebut akan dilahirkan.
Hewan yang berkembang biak dengan bertelur tidak mengalami masa mengandung. Hewan yang bertelur mengeluarkan telur yang berisi calon anaknya. Zat makanan yang diperlukan untuk perkembangan janin diambil dari zat di dalam telur. Bila perkembangan janin telah sempurna, telur akan menetas dan muncullah hewan muda.
Jika Anda perhatikan, ternyata hewan yang berkembang biak dengan cara bertelur umumnya tidak memiliki daun telinga. Hal ini merupakan ciri khas hewan yang bertelur. Selain itu, hewan yang berkembang biak dengan bertelur umumnya tidak memiliki kelenjar susu. Namun, ada sejenis hewan bertelur yang memiliki kelenjar susu, yaitu hewan platipus. Platipus bertelur di dalam lobang dan telur menetas dalam 12 hari. Setelah anak platipus menetas, induk platipus akan menyusui dan memeliharanya hingga dewasa.
Hewan yang berkembang biak dengan melahirkan memiliki kelenjar susu. Setelah melahirkan, hewan tersebut akan menyusui dan memelihara anaknya hingga dewasa. Selain itu, hewan yang berkembang biak dengan melahirkan, ditumbuhi rambut di sekujur tubuhnya. Rambut berguna untuk melindungi hewan dari luka dari sinar Matahari serta menjaga kestabilan suhu tubuh.
Disamping itu, hewan yang melahirkan anak selalu memiliki daun telinga
Tqqq
ReplyDeleteBtw bnyk bgtt jwbnya😕
dengan website ini saya bisa tahu semuanya dan saya jadi ilmuwan dan saya bisa menjadi albert enstein yang ke 2 makasih ya websitenya
ReplyDeleteTqq you
ReplyDelete