Membuat Magnet dan menghilangkan sifat kemagnetan
Magnet dapat dibuat. Magnet dapat pula dihilangkan sifat kemagnetannya. Mengapa bisa demikian? Sebenarnya, dalam logam terdapat magnet. Seperti kita ketahui segala materi yang ada di bumi ini tersusun atas atom. Dalam suatu mater terdapat jutaan atom. Sebuah besi yang tidak memiliki sifat magnet ibarat rambut manusia yang berantakan. Atom di dalam besi itu tidak tersusun searah. Akibatnya, besi itu tidak memiliki sifat magnet. Berbeda dengan sebuah magnet, atomnya tersusun searah. Perhatikan gambar berikut ini!
A. Membuat Magnet
Seperti telah dijelaskan di atas bahwa magnet dapat dibuat dengan cara tertentu. Magnet yang dibuat dengan sengaja oleh manusia dinamakan magnet buatan. Cara membuat magnet dapat dilakukan dengan cara gosokan, menggunakan arus listrik, dan induksi.
1. Membuat Magnet dengan Cara Gosokan
Cara membuat magnet yang paling sederhana adalah dengan cara menggosok besi atau baja dengan sebuah magnet permanen yang kuat. Besi atau bahan yang digosok dengan magnet akan menjadi magnet. Pada saat menggosokan magnet pada besi atau baja, lakukan hanya pada satu arah saja. Perhatikan gambar!
1. Sediakan sebuah paku dan magnet permanen.
2. Gosokan magnet pada paku dalam satu arah.
3. Dekatkan paku yang telah digosok dengan paku lain yang lebih kecil.
4. Apa yang terjadi? Ternyata, paku tersebut telah memiliki sifat magnet. Dengan demikian, kita telah berhasil membuat magnet dengan cara gosokan.
2. Membuat magnet dengan arus listrik
Magnet juga dapat dibuat dengan cara mengalirkan arus listrik. Untuk mengamati kejadian tersebut, kita dapat melakukan kegiatan sebagai berikut.
1. Sediakan baut, kompas, kabel, dan baterai.
2. Lilitkan kabel pada baut dan kedua ujungnya hubungkan dengan baterai.
3. Dekatkan baut pada kompas. Amati apa yang terjadi pada jarum kompas!
4. Lepaskan ujung kabel dari baterai. Amati apa yang terjadi pada jarum kompas!
5. Apa yang terjadi?
Sebelum baut yang dililit kabel dihubungkan dengan batere, jarum kompas menunjukkan arah utara dan selatan. Tetapi setelah baut yang dililit kabel dihubungkan dengan batere, jarum kompas tertarik pada baut. Hal ini menunjukan bahwa baut bersifat magnet. Apabila arus listrik diputus, maka jarum kompas kembali pada arah utara dan selatan. Ini menunjukan bahwa sifat kemagnetan baut hanya terjadi selama ada arus listrik. Hal ini dinamakan magnet tidak tetap atau tidak permanen.
Ketika arus listrik melewati kawat kumparan solenoid, akan terjadi magnetisasi di dalam kumparan tersebut. Dengan memutussambungkan arus listrik maka baja yang ada di dalam kumparan solenoid akan menjadi magnet permanen. Kekutubannya mengikuti arah amgnet yang ditimbulkan oleh solenoid. Jika arah magnet yang ditimbulkan berarah dari A ke B maka baja akan termagnetisasi dengan kutub utaranya sebelah kanan dan kutub selatannya sebelah kiri.
3. Dengan Cara Induksi
Induksi magnet adalah magnet yang terjadi karena pengaruh magnet lain. Caranya adalah dengan cara mendekatkan sebatang besi atau baja di dekat magnet tetap yang kuat. Untuk membuat magnet secara induksi, kita dapat melakukan kegiatan sebagi berikut.
1. Sediakan beberapa buah klip (penjepit kertas) dan magnet tetap.
2. Tempelkan sebuah klip pada magnet tetap.
3. Dekatkan klip yang menempel pada magnet dengan klip lainnya.
4. Apa yang terjadi?
Dari kegiatan di atas, kita akan mengamati bahwa pada saat klip ditempelkan pada sebatang magnet tetap yang kuat seperti gambar, klip tersebut akan menarik klip lainnya yang berada di sekitarnya. Klip yang berada di daerah medan magnet telah terkena induksi sehingga bersifat magnet. Namun sifat magnet ini tidak tetap, karena begitu klip dilepaskan dari magnet tetap, maka kemagnetan klip tersebut akan hilang.
B. Cara Menghilangkan Sifat Kemagnetan
Sifat kemagnetan sebuah magnet dapat dihilangkan. Oleh karena itu berhati-hatilah bila kamu tidak menghendaki magnet tersebut kehilangan sifat kemagnet-annya. Sifat kemagnetan sebuah magnet dapat dihilangkan dengan cara sebagai berikut.
1. Pemukulan atau Penempaan
Pemukulan atau penempaan dapat menghilangkan sifat magnet. Pemukulan atau penempaan dapat menimbulkan tumbukan partikel-partikel atom yang terdapat pada magnet dan palu sebagai alat pemukul. Akibatnya, susunan atom menjadi acak tidak searah. Hal ini menimbulkan magnet itu kehilangan sifat magnetnya.
2. Pemanasan
Sama halnya dengan pemukulan, pemanasan dapat menghilangkan sifat magnet suatu benda. Bahkan, proses pemanasan dapat menghilangkan sifat magnet secara cepat. Pemanasan dapat menimbulkan bereaksinya partikel-partikel atom yang terdapat pada magnet. Akibatnya, susunan atom menjadi acak tidak searah. Hal ini menimbulkan magnet itu kehilangan sifat magnetnya.
3. Dijatuhkan
Suatu ketika sebuah magnet yang terjatuh dapat pula kehilangan sifat kemagnetannya. Tentu saja, seberapa kuat benturan yang akan menimbulkan kehilangan sifat magnetnya. Bila benturan tidak terlalu kuat kemungkinan besar sifat kemagnetan benda itu masih ada.
Itulah tiga hal yang dapat menghilangkan sifat-sifat kemagnetan. Oleh karena itu, kita harus menghindari magnet dari kegiatan-kegiatan di atas sehingga kita tidak dirugikan karena magnet kehilangan sifatnya. Rawatlah magnet dengan baik, apalagi magnet-magnet yang terdapat di dalam berbagai peralatan.
Gambar 2.5. Menghilangkan sifat kemagnetan.
No comments:
Post a Comment