Sunday, 21 August 2016

Magnet Pada Makhluk Hidup

Magnet pada makhluk hidup


Beberapa jenis hewan memiliki magnet. Lebah, merpati, ikan paus, dan lumba-lumba memiliki gaya magnet. Gaya magnet pada makhluk hidup ini merupakan kompas yang memungkinkan merekadapat menemukan jalannya.
Sebuah burung merpati memilii gaya magnet di dalam kepala dan lehernya. Gaya magnet itu dapat membimbing burung yang terbang pada cuaca yang gelap ketika tidak tampak sinar matahari. Bila gaya magnet pada merpati itu melemah, ia  tidak dapat menemukan jalan pulang.










A.    Migrasi Mengarungi Samudera
Beberapa ilmuwan mempercayai bahwa ikan paus dan lumba-lumba memiliki sejenis kompas. Ini dapat menolong mereka dalam mengikuti magnet bumi ketika mereka melakukan migrasi mengarungi samudera. Kita sering melihat ikan paus terdampar di pantai. Ini tampaknya terjadi jika suatu pantai atau pulau berada di seberang jalur rombongan ikan paus bergerak.
 Ketika arus samudra bergerak menuju medan magnet bumi, mereka membuat arus listrik sangat kecil. Beberapa ikan dapat mendeteksi arus listrik ini dan menggunakannya sebagai kompas elektromagnetis. Ikan hiu, sebagai contoh, dapat mendeteksi arus listrik lebih kecil dari sebuah baterai senter.









B.    Manusia memiliki magnet
Bahkan, manusia pun mempunyai suatu kompas! Tahukah kamu bahwa kamu mempunyai magnet di belakang hidungmu? Beberapa ilmuwan sudah melakukan eksperimen dengan para tunanetra. Para tunanetra dapat kembali pulang walaupun berjarak beberapa kilometres dari rumah mereka. Orang-orang ini dapat menunjuk arah rumah mereka dengan teliti dibanding orang-orang yang dapat melihat. Orang-Orang yang ditutup matanya dengan kain mungkin menggunakan suatu kompas yang ada di dalam dirinya sebagai ganti penglihatannya. Jika memakai suatu topi yang berisi magnet, mungkin saja bahwa indera perabamu tidak akan bekerja dengan baik!

No comments:

Post a Comment