Tuesday, 18 October 2016

PERPINDAHAN PANAS SECARA KONDUKSI, KONVEKSI, DAN RADIASI

Panas dapat berpindah dari satu benda ke benda lain melalui tiga macam cara, yaitu konduksi, konveksi, dan radiasi. Bagaimanakah berlangsungnya perpindahan panas tersebut. Marilah kita bahas satu-persatu berikut ini!
1. Konduksi
Ketika sedang mengaduk teh panas, tangan Anda yang memegang sendok logam terasa panas. Hal ini terjadi karena panas berpindah dari air teh menuju tangan Anda melalui sendok. Perpindahan panas semacam ini dinamakan konduksi atau hantaran. Untuk lebih mengetahui mengenai konduksi, lakukan percobaan berikut!
    Perpindahan panas secara konduksi
a.    Tujuan
    Membuktikan berlangsungnya perpindahan panas secara konduksi.
b.    Alat dan Bahan
    1.  kawat 50 cm
2.  lilin
3.  korek api
c.    Langkah Kerja Percobaan
1.    Nyalakan lilin dengan korek api. Lakukan dengan sangat hati-hati.
2.    Dekatkan ujung kawat ke api lilin dan tunggu beberapa saat. Jika mulai terasa panas, tariklah tanganmu.
d.    Pertanyaan
1.  Apakah yang Anda rasakan?
2.  Apakah bentuk kawat berubah?
Ketika terjadi konduksi, panas dipindahkan dari bagian logam yang panas ke bagian logam yang dingin. Ketika panas berpindah, bagian-bagian logam yang dilalui panas tidak ikut berpindah. Peristiwa konduksi terjadi pada semua jenis logam. Contohnya, baja, kuningan, aluminium, dan besi.
Beberapa perabotan rumah tangga memanfaatkan perpindahan panas secara konduksi. Contohnya, pada wajan atau penggorengan, panci, dan solder.


2. Konveksi
Ketika Anda yang sedang memasak air, air yang Anda masak lama-lama akan mendidih. Pada peristiwa ini, terjadi perpindahan panas. Untuk lebih mengetahui hal itu, lakukanlah percobaan berikut!


    Perpindahan Panas Secara Konveksi
a.    Tujuan
    Membuktikan bagaimana berlangsungnya perpindahan panas secara konveksi.
b.    Alat dan Bahan
    1.   gelas kimia atau gelas bening tahan panas,
2.   sedotan (selang kecil),
3.   alat pemanas,
4.   zat warna biru padat (biasa digunakan untuk mencuci pakaian putih).
c.    Langkah Kerja Percobaan
1.   Isilah gelas dengan air dingin!
2.   Masukkan zat pewarna ke dasar gelas agak ke tepi!
3.  Panaskan gelas dengan api yang kecil. Amati yang terjadi. Lakukari
     dengan sangat hati-hati!
d.    Pertanyaan
1.   Apakah permukaan air menjadi makin panas?
2.   Apakah yang terjadi dengan zat pewarna?
Air yang Anda masak, lama-lama akan mendidih. Hal ini terjadi karena air terus-menerus dipanaskan. Mula-mula, air pada dasar wadah yang mendapat panas. Akibatnya, air pada bagian ini menjadi lebih ringan. Karena ringan, air ini naik ke permukaan. Air yang semula ada di permukaan terdesak turun ke bagian dasar. Air ini pun dipanaskan dan naik kembali. Demikian, seterusnya sehingga terjadi pertukaran air. Pada pemanasan air ini, terjadi perpindahan panas yang disebut konveksi (aliran), yaitu perpindahan panas yang diikuti perpindahan bagian-bagian zat itu.
Adanya konveksi menyebabkan sayuran yang kita masak menjadi matang. Demikian pula, nasi yang kita masak.
3. Radiasi
Matahari memancarkan panas tidak memerlukan zat perantara. Panas Matahari itu sampai ke bumi setelah melewati ruang hampa udara di angkasa. Perpindahan panas melalui ruang hampa udara disebut radiasi atau pancaran.
Perpindahan panas secara radiasi juga terjadi saat Anda berdiri di dekat api unggun. Tubuh Anda akan terasa hangat karena menerima pancaran langsung dari api unggun. Adanya radiasi menyebabkan jemuran atau cucian menjadi kering.
Dari apa yang dijelaskan di atas, terbuktilah, perpindahan panas dapat berlangsung secara konduksi, konveksi, dan radiasi.

2 comments:

  1. 1.Apakah yang kamu rasakan?
    2.Apakah bentuk kawat berubah?

    ReplyDelete